Motif Anak yang membunuh Ibunya dengan parang di Cilacap, kesal, sering dimarahi


SATELITNEWS.CO - Pria berinisial SR (23) tega membunuh ibu kandungnya di Desa Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (8/9). Pelaku membunuh ibunya karena sering dimarahi.

Kapolsek AKBP Cilacap Leganek Mawardi mengatakan ibu pelaku adalah seorang penjual oatmeal. SR sering membantu ibunya berjualan bubur. Hanya saja dia merasa tidak dihargai. Korban merupakan anak sulung dari empat bersaudara.

"(Pelaku) pernah membantu menjual oatmeal, tetapi keluarganya tidak menganggapnya. Ini salah satu penyebab dia emosional terhadap ibu kandungnya," kata Leganek saat konferensi pers, Kamis (9/9).

Selain itu, agresor juga sering dimarahi oleh ibunya. Kekesalan inilah yang membuat SR tega membunuh ibu kandungnya.

“Ledakan emosi terhadap korban karena pelaku jarang diajak bicara, sering dimarahi,” imbuhnya.

Peristiwa pembunuhan yang terjadi di Jalan Kelinci Timur, Desa Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara itu diketahui tetangga korban.

"Saksi atau tetangga di panti melihat dia berkelahi dengan ibunya (sambil memegang parang), tetapi korban membela diri dan diciduk dari belakang dan dirampas pisau (parang) di dapur," tambahnya.

Leganek membenarkan bahwa kondisi mental penyerang itu normal. "Belum pernah ada laporan kondisi kejiwaan tersangka untuk mendapat pengobatan. Alhamdulillah kondisinya masih normal, tersangka juga cukup kooperatif," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url